Motivasi Hari Ini: Determinasi!

Determinasi & Berpikir-Positif

"Entah engkau berpikir bahwa engkau bisa melakukannya, atau engkau berpikir bahwa engkau tidak bisa melakukannya; engkau benar!" ~Henry Ford

 

berpikir-positif

9 Kebiasaan Untuk Menumbuhkan Pikiran Positif

Apa yang kita lakukan dan apa yang kita katakan dalam kehidupan kita, itu semua dimulai dengan pikiran. Bagaimana cara kita berpikir dan seberapa kualitas pikiran kita akan terefleksi dalam tingkah-laku dan perkataan kita. Maka menjadi penting untuk memastikan kualitas pikiran kita karena ia akan menentukan kualitas hidup kita. Semua berawal dari pikiran, maka berpikirlah dengan cara yang benar, berpikirlah positif.

Kebahagian dan kepuasan dalam hidup, kesehatan yang lebih baik, hubungan yang harmonis, kesuksesan dan kedamaian batin tidak muncul dari sisi negatif pikiran kita, melainkan dari sisi positif. Berpikir positif adalah cara cara berpikir satu-satunya yang dapat diharapkan untuk menggerakkan aksi positif: kehidupan yang lebih menjanjikan dan terlihat cerah.

Pikiran itu bekerja sama seperti cahaya. Ia berpendar, beraura dan memancar ke orang dan lingkungan sekitar. Suasana hati dan pikiran Anda akan mempengaruhi suasana hati dan pikiran orang di sekitar Anda juga. Mantelkan dirimu dengan rasa bahagia maka orang-orang di sekitarmupun akan kebagian. |Berpikirlah tentang kesehatan dan kesuksesan, maka getarannya akan dinikmati bersama. Itulah kekuatan dan keajaiban berpikir positif.

Lalu bagaimana agar pikiran positif selalu terpancar dari dalam diri Anda? Itu adalah proses berlatih dan belajar. Anda pertama sekali perlu mengembangkan sikap positif terhadap kehidupan Anda sendiri dan selalu percaya terlahirnya sukses dari apa yang sudah Anda kerjakan. Anda selalu merasa positif dalam melakukan apa yang Anda kerjakan dan secara positif pula mengharapkan buah-buah terbaiknya.

Kekuatan Afirmasi

Kekuatan Afirmasi: Kata-Kata Bertuah

Ada ungkapan sederhana bahwa ucapan adalah do’a. Itu benar sekali dan dapat membantu hidup kita. Do’a adalah salah satu bentuk afirmasi positif. Saya ingin menulis kepada Anda kekuatan sebuah afirmasi: kata-kata yang mengandung kekuatan, kata-kata bertuah, yang saya sarikah dari buku “Affirmation: Words With Power” karya Dorina & Remez Sasson.

Afirmasi adalah pernyataan positif yang menggambarkan situasi yang diinginkan, dan yang diulang berkali-kali, untuk mengesankan pikiran bawah sadar dan memicu ke dalam tindakan positif. Untuk memastikan efektivitas afirmasi, maka afirmasi harus diulang-ulang dengan penuh perhatian, minat, keyakinan, dan keinginan.

Bayangkan bahwa Anda berenang dengan teman di kolam renang. Mereka berenang lima belas putaran, sesuatu yang belum pernah dilakukan sebelumnya, dan ketika Anda ingin mendapatkan rasa simpatik mereka, Anda ingin menunjukkan kepada mereka bahwa Anda dapat melakukannya juga, bahkan melebihi. Anda mulai berenang, dan pada saat yang sama terus mengulangi dalam pikiran Anda, “Saya bisa melakukannya, saya bisa melakukannya …”. Anda terus berpikir dan percaya bahwa Anda akan menyelesaikan putaran lima belas. Apa yang sebenarnya Anda lakukan? Anda mengulangi afirmasi positif.

imsev012-006

5 Tips Mengatasi Rasa Malu Dan Membangun Kepercayaan Diri

Ketika mengenang kehidupan saya 4 tahun lalu, sungguh sebuah pengalaman mendalam bagi saya ketika pertama sekali saya dilatih dan melatih diri untuk menjadi seorang Sales Representative di sebuah perusahaan asing. Hal terbesar yang menjadi kendala bagi saya untuk maju adalah perasaan malu. Malu yang tak teratasi ibarat ‘kutuk’ bagi kita -yang menarik garis hitam di tanah agar tidak dilangkahi, padahal yang di sebelah garis hitam tersebut adalah potensi terbaik diri kita. Sekarang saya mulai paham bahwa meskipun kita pintar dan memahami banyak hal namun bila kita terlalu malu maka kita tidak bisa mencapai puncak potensi pribadi kita. Ini sederhana saja, karena kita tidak mampu untuk mengaplikasikan kemampuan kita hanya karena dicegah oleh perasaan kita sendiri.

Seorang pria dewasa yang terlalu malu tidak akan pernah mendapatkan gadis yang dipuja-pujanya. Ini bukan karena gadis tersebut menolaknya, tapi karena si pria tidak berani dan terlalu malu untuk mengungkapkan perasaannya. Tulisan ini bukan hendak mengupas kehidupan saya, jadi jangan berharap banyak sisi privasi saya..haha.. saya hanya akan memberikan apa yang saya timba agar Anda pun mendapat guna darinya:

5 tips mengatasi Rasa malu & membangun kepercayaan diri:

5 Kepercayaan Yang Memberdayakan

5 Kepercayaan Yang MemberdayakanmuAda sebuah buku yang ditulis oleh Steve Delcasson yang membahas tentang bentuk-bentuk kepercayaan yang mendasari personalitas manusia. Ada bagian yang sangat saya sukai yaitu tentang kepercayaan-kepercayaan yang dapat memberdayakan. Tulisan ini sudah saya post-kan di blog saya yang lain: greencommet, sepertinya sangat layak saya paste ke sini untuk Anda.

Kepercayaan adalah hal pertama yang kita butuhkan bagi jiwa dan mental kita dalam menjalani kehidupan ini. Kepercayaan pertama sekali mendapat bentuknya melalui dan dalam elemen terkecil komunitas, yaitu keluarga kita sendiri. Kita pertama-tama mengadopsi dengan mentah kepercayaan yang sudah ada di dalam keluarga kita. Itu kemudian mendapat bentuk yang lebih kompleks dalam interaksi sosial dan dalam proses pembelajaran sepanjang kehidupan.

Bagi saya, keyakinan itu ibarat bayi mungil yang mesti dilampini, dijaga, dibentuk dan disusui agar ia dapat bertumbuh menjadi suatu bentuk kepercayaan yang semakin baik, berorientasi penyempurnaan.  Dalam bahasa pribadi saya, saya suka menyebutnya sebagai kepercayaan yang memberdayakan. Dengan mengatakannya sebagai “Kepercayaan yang memberdayakan’ maka saya juga mau mengatakan bahwa ada kepercayaan yang tidak memberdayakan.Di bawah ini saya buat 5 daftar kepercayaan yang memberdayakan.  

Jagalah Kesehatan Tubuhmu

Motivasi Harian Dari HermanLalu.Com

Jagalah Kesehatan tubuhmu. Itulah satu-satunya tempat yang disediakan untukmu menjalani hidup!

Hidup & Keajaiban

Motivasi Harian Dari http://HermanLalu.Com

"Hanya ada dua cara untuk menjalani hidup Anda. Salah satunya adalah seolah-olah tidak ada keajaiban. Yang lainnya adalah seolah-olah semuanya adalah keajaiban "~ Albert Einstein.